Kobarkan Semangat Pandu, Gudep Soekarno-Fatmawati SMPN 1 Teluk Pandan Intensifkan Latihan Mingguan

TELUK PANDAN – Halaman SMPN 1 Teluk Pandan kembali diramaikan oleh deru langkah kaki dan yel-yel penuh semangat setiap Jumat siang. Memasuki semester genap tahun ajaran 2025/2026, Gugus Depan (Gudep) Soekarno-Fatmawati dengan nomor pangkalan 14.005 - 14.006 secara konsisten melaksanakan kegiatan Ekstrakurikuler Wajib Pramuka.

Kegiatan rutin ini diadakan setiap hari Jumat mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WITA . Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para peserta didik yang mengenakan seragam pramuka lengkap dengan atribut kebanggaannya.

Fokus Pembinaan pada Kelas VII dan VIII

Pada semester genap ini, terdapat penyesuaian kepesertaan. Sesuai dengan kebijakan sekolah, fokus utama latihan diberikan kepada siswa-siswi Kelas VII dan Kelas VIII . Hal ini bertujuan untuk penguatan karakter, kemandirian, dan keterampilan teknik kepramukaan (keterampilan kepanduan) bagi anggota penggalang muda.

“Kegiatan pramuka di semester genap ini memang dikonsentrasikan untuk adik-adik kelas VII dan VIII. Kami ingin memastikan estafet kepemimpinan di dalam Gudep terus berjalan dengan pembekalan materi yang matang,” ujar salah satu pembina pendamping.

Kelas IX Fokus Menuju Kelulusan

Sementara itu, siswa-siswi Kelas IX sudah tidak lagi diwajibkan mengikuti latihan rutin mingguan. Kebijakan ini diambil agar para siswa tingkat akhir dapat berkonsentrasi penuh pada persiapan akademik, mengingat agenda besar seperti Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan berbagai rangkaian Ujian Sekolah sudah di depan mata.

Pihak sekolah berharap, dengan diberikannya kelonggaran ini, siswa kelas IX dapat meraih hasil ujian yang maksimal tanpa mengabaikan nilai-nilai kedisiplinan yang telah mereka serap selama menjadi anggota aktif pramuka di tahun-tahun sebelumnya.

Materi yang Variatif

Selama tiga jam latihan, para anggota Gudep Soekarno-Fatmawati disuguhi berbagai materi menarik, mulai dari:

  • PBB (Peraturan Baris Berbaris) untuk melatih kekompakan.

  • Pionering (tali-temali) untuk mengasah ketangkasan manual.

  • Sandu, Morse, dan Semaphore sebagai media komunikasi tradisional kepanduan.

  • Pendidikan Karakter yang berbasis pada Dasa Darma dan Tri Satya.

Kegiatan ekstrakurikuler ini diharapkan terus menjadi wadah terbentuknya mental “Tunas Kelapa” yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap mengabdi bagi masyarakat dan bangsa, khususnya di wilayah Teluk Pandan.

Editor : Bu Mira

Related Posts

Comments (0)

Leave a Comment