TELUK PANDAN – Sebanyak 12 unit komputer di ruangan operator SMP Negeri 1 Teluk Pandan mengalami gangguan sistem diduga akibat serangan ransomware pada Rabu (19/7). Kejadian ini turut berdampak pada sistem data bimbingan konseling (BK) sehingga seluruh aktivitas administrasi sekolah sementara dialihkan secara manual.
Diduga Berawal dari File Berbahaya
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim teknis, insiden ini diduga berawal dari kelalaian salah satu pegawai yang mengunduh file tidak dikenal melalui akun surel (Gmail). File tersebut mengandung program berbahaya yang kemudian mengenkripsi data di 12 komputer. Pada layar masing-masing perangkat, muncul tulisan "HACKED BY YUKA [ WINZ SADBOY ]" disertai pesan yang tidak relevan dengan aktivitas sekolah. Seluruh upaya pemulihan yang dilakukan pihak operator belum membuahkan hasil karena data terkunci dengan sistem keamanan yang kompleks.
Pelaku Meminta Tebusan, Sekolah Tolak Bayar
Dalam pesan yang muncul di layar, pelaku meminta tebusan sebesar Rp13.000.000 sebagai syarat pengembalian akses data. Menanggapi hal ini, pihak sekolah mengambil sikap tegas untuk tidak menyerah pada tekanan.
Kepala SMP Negeri 1 Teluk Pandan, Setiyati, S.Pd. , menyampaikan bahwa sekolah mengutuk keras tindakan peretasan ini.
"Kami sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan ahli IT untuk menangani kasus ini. Kami tidak akan membayar tebusan karena itu sama saja mendukung aksi kejahatan siber. Yang terpenting, kami akan selalu memantau perkembangan situasi dan memastikan keamanan data siswa serta guru menjadi prioritas utama ke depannya," ujarnya.
Imbauan untuk Seluruh Warga Sekolah
Pihak sekolah mengimbau kepada seluruh guru, staf, dan siswa untuk tetap tenang serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Seluruh warga sekolah juga diingatkan untuk segera mengganti kata sandi (password) akun sekolah masing-masing sebagai langkah antisipasi dini.
Segala perkembangan informasi terkait pemulihan sistem akan disampaikan secara berkala melalui kanal resmi sekolah ini.
Comments (0)